
Sabtu, 04 Desember 2010
Jumat, 03 Desember 2010
Hut ke-12 Radio Spb 103,6 fm: Garden Party
Tak terasa pada tanggal 1 desember kemarin RADIO SPB 103,6 fm memasuki usianya yang ke-12. Di usia ke-12 ini, keluarga besar Radio spb bersyukur kepada Tuhan karena Ia telah sudih menjaga dan melindungi perjalan radio ini sebagai Media yang mau memberikan yang terbaik bagi masyarakat luas di Tobelo dan sekitarnya tanpa memandang suka, agama, golongan, dsb.
Dari kenyataan sosial masyarakat Tobelo yang ada, Radio SpB telah hadir selama 12 tahun dan turut memberi andil dalam menyukseskan pembangunan masyarakat Halut. Radio spb berdiri dan berjalan bersama masyarakat bukan untuk mencari keuntungan pribadi melainkan untuk hadir sebagai media yang melayani sampai sehabis-habisnya guna mewujudkan keadilan, perdamaian dan kesejateraan bersama rakyat Halmahera Utara.
Dengan merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-12 ini pula Radio SpB kembali berbenah diri dan menata kedepan secara lebih proporsional pewartaannya guna lebih menjangkau berbagai kalangan. Penataan itu dimulai dari peralatannya, programnya, jadwal siaran sampai ke personalianya. Semuanya ditata dan dikembangkan lagi demi memberi yang terbaik bagi masyarakat Halut tercinta.
Salah satu acara menarik yang dibuat para crew SpB dalam mengisi perayaan syukur 12 tahun tahun ini adalah menyelenggarakan SpB IDOL. Bung Ian, dkk telah merancang, menyelenggarakan dan menutupnya dengan perfect. pada malam perayaan puncak itu dibuatlah acara meriah GARDEN PARTY with SpB radio n Class mild yang berlokasi di halaman WISMA HATI KUDUS.
TERIMA KASIH banyak kepada pemerintah dan Masyarakat HALUT yang telah banyak membantu dan mencintai kami RADIO SPB 103,6 fm.
TETAPLAH BERGABUNG DENGAN KAMI RADIO KESAYANAGAN ANDA
KAMI AKAN MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUK ANDA SELAMANYA
SALAM & DOA KAMI
PIMPINAN, STAF DAN CREW
SPB 103,6 fm – TOBELO
Rabu, 01 Desember 2010
kesalahan menjadi gemilang
Seorang pemuda berkata kepada teman sebayanya: "Saya punya satu cita-cita, tapi belum tercapai karena saya punya banyak kesalahan". Ya cita-cita dan kerapuhan manusiawi kita. dua sisi kehidupan kita yang selalu berpaut erat. Kita belum menjadi yang kita harapkan karena kita masih terjebak banyak kesalahan dan kekeliruan.
Tetapi apakah kesalahan itu akan sungguh menjadi identitas manusiawi kita..?? Sepertinya tidak untuk selamanya..! Kesalahan dari diri sendiri dan kesalahan dari orang lain seharusnya dipandang sebagai sebuah pintu masuk untuk memperoleh sebuah kesuksesan atau keberhasilan.
Ada banyak pengalaman membuktikan bahwa belajar dari sebuah kesalahan ternyata mendatangkan sebuah kegembiraan besar. Jangan takut kalau terjadi sebuah kesalahan dalam menjalankan sebuah tindakan atau perbuatan. asal saja kesalahan atau kekeliruan itu tidak disengaja.
Teman-teman, manusiawi kita harus sempurnah...... caranya sederhana saja. kita mulai dari diri kita dan jangan takut berbuat salah...
Tetapi apakah kesalahan itu akan sungguh menjadi identitas manusiawi kita..?? Sepertinya tidak untuk selamanya..! Kesalahan dari diri sendiri dan kesalahan dari orang lain seharusnya dipandang sebagai sebuah pintu masuk untuk memperoleh sebuah kesuksesan atau keberhasilan.
Ada banyak pengalaman membuktikan bahwa belajar dari sebuah kesalahan ternyata mendatangkan sebuah kegembiraan besar. Jangan takut kalau terjadi sebuah kesalahan dalam menjalankan sebuah tindakan atau perbuatan. asal saja kesalahan atau kekeliruan itu tidak disengaja.
Teman-teman, manusiawi kita harus sempurnah...... caranya sederhana saja. kita mulai dari diri kita dan jangan takut berbuat salah...
Minggu, 28 November 2010
SpB Radio 103,6 fm
RADIO SpB 103,6 fm adalah Radio terbesar di Tobelo yang lahir dari sebuah keprihatinan untuk menyuarakan perdamaian di tanah Hibualamo tercinta, Tobelo, Halmahera Utara.
Sejak berdirinya Radio SpB 103,6 fm memberi options terbaru dan terbesar dalam informasi, pendidikan dan hiburan dengan mengedepankan content lokal masyarakat Tobelo Marahai.

Sabtu, 27 November 2010
Memasuki Masa Adven dalam gereja Katolik
Masa Liturgi Adven menandai masa persiapan rohani umat beriman sebelum merayakan Pesta Natal. Adven dimulai pada hari Minggu terdekat sebelum Pesta St. Andreas Rasul (30 November). Masa Adven berlangsung selama empat hari Minggu dan empat minggu persiapan, meskipun minggu terakhir Adven pada umumnya terpotong dengan tibanya Hari Natal.
Masa Adven mengalami perkembangan dalam kehidupan rohani Gereja. Sejarah asal-mula Adven sulit ditentukan dengan tepat. Dalam bentuk awalnya, yang bermula dari Perancis, Masa Adven merupakan masa persiapan menyambut Hari Raya Epifani, hari di mana para calon dibaptis menjadi warga Gereja; jadi persiapan Adven amat mirip dengan Prapaskah dengan penekanan pada doa dan puasa yang berlangsung selama tiga minggu dan kemudian diperpanjang menjadi 40 hari. Pada tahun 380, Konsili lokal Saragossa, Spanyol menetapkan tiga minggu masa puasa sebelum Epifani. Diilhami oleh peraturan Prapaskah, Konsili lokal Macon, Perancis, pada tahun 581 menetapkan bahwa mulai tanggal 11 November (pesta St. Martinus dari Tours) hingga Hari Natal, umat beriman berpuasa pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Lama-kelamaan, praktek serupa menyebar ke Inggris. Di Roma, masa persiapan Adven belum ada hingga abad keenam, dan dipandang sebagai masa persiapan menyambut Natal dengan ikatan pantang puasa yang lebih ringan.
Gereja secara bertahap mulai lebih membakukan perayaan Adven. Buku Doa Misa Gelasian, yang menurut tradisi diterbitkan oleh Paus St. Gelasius I (wafat thn 496), adalah yang pertama menerapkan Liturgi Adven selama lima Hari Minggu. Di kemudian hari, Paus St. Gregorius I (wafat thn 604) memperkaya liturgi ini dengan menyusun doa-doa, antifon, bacaan-bacaan dan tanggapan. Sekitar abad kesembilan, Gereja menetapkan Minggu Adven Pertama sebagai awal tahun penanggalan Gereja. Dan akhirnya, Paus St. Gregorius VII (wafat thn 1095) mengurangi jumlah hari Minggu dalam Masa Adven menjadi empat.
Label:
adven,
bertobat,
doa,
epifani,
gereja,
jumat,
katekismus,
katolik,
natal,
paus,
paus St. gregorius,
puasa,
rabu,
senin,
st. martinus,
tobat,
tobelo,
wafat,
yesus kristus
Langganan:
Postingan (Atom)










